Saat ini, saat aku kehilangan arah dan semangat mengarungi
samudera kehidupan.. seakan akan terlupa untuk mengayuh sampan yang ku gunakan
untuk mengarunginya.. manakala badai menerjang, akupun terombang-ambing
menghawatirkan seperti tidak lama lagi hendak tenggelam. Sementara aku hanya
terdiam, tak jua menyadari bahwa aku sedang terancam bahaya yang besar.
Beginikah hidup yang ku harapkan? Tentu saja tidak... hanya saja mungkin
sesuatu telah melanda hatiku. Sesuatu yang amat buruk. Tapi kegalauan tak pernah
bisa kutepiskan.. sebab air mata tak jarang mengalir membasahi pipiku. Aku pun
kemudian mulai menyadari bahwa aku harus melakukan sesuatu. Sesuatu yang bakal
menjadi obat bagi kesedihanku, yang menghadirkan ketentraman dan kedamaian
dalam relung hatiku.
Terbuka lembaran-lembaran cerita yang tertuang dalam buku
catatan ini, sebuah bukti semangat yang pernah membara dan bergejolak. Kubaca
sambil tersenum dan kagum.. sebuah cerita yang ku tulis sendiri tentang diriku.
Alangkah besar kepercayaan diri yang terpancar dari rangkaian kata itu.
Menggambarkan suasana kebatinan yang sehat dan tentram. Betapa jernih pikiran
yang berkaya kala itu. Dialah diriku yang kini sedang ku rindui. Kemanakah
kucari semangat membara itu.. seperti pemuda yang begitu penuh dengan ambisi.
Yang mengerikan saat dalam amarah.. yang memukau saat mencintai.. hari ini aku
sungguh berbeda. Tak lagi seberani kala itu untuk menuturkan asa dan citaku...
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt